28. Tirai
Lima pembunuhan di tempat berbeda, dengan motif berbeda. Hanya satu kesamaannya: X. X terlibat dalam kelima pembunuhan itu dan berada di sekitar lima tempat itu ketika pembunuhan terjadi. X-lah otak kelima pembunuhan itu. Tapi dengan licik dia berhasil menghindar dari kecurigaan orang. Kelima pembunuhan itu begitu sempurna. Sekarang X berada di Styles. Berarti tak lama lagi akan ada pembunuhan di sana.Baru kali ini Poirot menemukan lawan yang seimbang. Sayangnya Poirot sudah tua. Jantungnya sudah lemah. Memang otaknya masih tetap tajam. Tapi fisiknya sudah uzur dan jantungnya bisa berhenti berdenyut setiap saat. Tinggal menunggu waktu. Dan waktunya yang singkat itu mungkin takkan cukup untuk bisa menyeret X ke pengadilan.
Novel selengkapnya silahkan unduh disini
29. Nemesis
Miss Marple tak menyangka akan mendapat sepucuk surat dari kawannya yang meninggal seminggu yang lalu. Kawannya itu mendesaknya untuk menyelidiki suatu kasus pembunuhan, tapi ia tidak memberikan detail-detail yang diperlukan, seperti siapa saja yang terlibat, bahkan di mana pembunuhan itu terjadi
BIARKAN KEADILAN MENGALIR BAGAIKAN AIR DAN KEBENARAN MENGALIR BAGAIKAN ARUS YANG KEKAL. Begitu kutipnya.Kutipan itu memang bagus, tetapi Miss Marple tidak tahu dalam hal apa dan bagaimana kutipan itu berhubungan dengan dirinya. Meskipun demikian, almarhum kawannya itu menjulukinya sebagai Nemesis-Dewi Keadilan.
BIARKAN KEADILAN MENGALIR BAGAIKAN AIR DAN KEBENARAN MENGALIR BAGAIKAN ARUS YANG KEKAL. Begitu kutipnya.Kutipan itu memang bagus, tetapi Miss Marple tidak tahu dalam hal apa dan bagaimana kutipan itu berhubungan dengan dirinya. Meskipun demikian, almarhum kawannya itu menjulukinya sebagai Nemesis-Dewi Keadilan.
Novel selengkapnya silahkan unduh disini
30. Penumpang ke Frankfurt
“Saya memerlukan Pertolongan”
Sir Stafford sama sekali tidak mengenal wanita itu. Mereka bertemu di Bandara Frankfurt. ` Kalau Anda tidak menolong, saya akan mati`, katanya.
Sir Stafford orang yang menyukai tantangan dan petualangan, jadi ia mau mengikuti usul si wanita. Kemudian, di London, ia mengetahui dari salah satu rekannya bahwa wanita itu salah satu agen Inggris yang terpercaya dan paling brilian.
Dan di suatu acara makan malam di Kedutaan, mereka bertemu lagi. Kali ini keduanya terlibat dalam rencana jahat untuk menguasai dunia!
Sir Stafford sama sekali tidak mengenal wanita itu. Mereka bertemu di Bandara Frankfurt. ` Kalau Anda tidak menolong, saya akan mati`, katanya.
Sir Stafford orang yang menyukai tantangan dan petualangan, jadi ia mau mengikuti usul si wanita. Kemudian, di London, ia mengetahui dari salah satu rekannya bahwa wanita itu salah satu agen Inggris yang terpercaya dan paling brilian.
Dan di suatu acara makan malam di Kedutaan, mereka bertemu lagi. Kali ini keduanya terlibat dalam rencana jahat untuk menguasai dunia!
Novel selengkapnya silahkan unduh disini











