Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Di Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keajaiban Di Alam. Tampilkan semua postingan

RANCANGAN YANG DITIRU MANUSIA

Ketika seorang manusia merancang suatu benda, sesungguhnya ia tidak akan lepas dari ketergantungan pada Allah SWT. Gagasan, ilham, bahan untuk mewujudkan rancangan, bahkan dirinya dan kemampuan berpikirnya pun, semua berasal dari penciptaan oleh Allah. Dari begitu banyak teknologi di alam yang Allah ciptakan, baru sebagian kecil yang bisa dipelajari ilmunya dan ditiru manusia. Itu pun sangat jauh dari kehebatan desain asli milik Sang Khaliq. Berikut ini contoh-contoh rancangan yang ditiru manusia.

Lumba-Lumba dan Kapal Selam
Moncong lomba-lumba menjadi contoh rancangan haluan kapal modern. Dengan bantuan bentuk seperti ini, kapal menghemat 25 % dari penggunaan bahan bakarnya. Setelah penelitian selama 4 tahun, insinyur kapal selam Jerman berhasil membuat selubung buatan untuk melapisi kapal selam yang mempunyai sifat sama dengan kulit lumba-lumba. Peningkatan 250 % kecepatan kapal selam terlihat pada kapal selam yang menggunakan selubung ini.



Ikan Paus dan Sirip Selam
Ikan paus mempunya dua bagian lempeng mendatar di ekornya yang lebar. Bentuk sirip tunggal (monofin) membantu gaya renang yang mirip dengan ikan paus. Sirip ini sangat tepat untuk olahraga selam.



Kelinci dan Sepatu salju
Kelinci Amerika Utara memiliki kaki lebar dan ditutupi bulu-bulu halus. Ini untuk mencegahnya terperangkap di salju. Sepatu salju manusia pada dasarnya mempunyai manfaat yang mirip dengan kaki kelinci ini.




Kambing Gunung dan Sepatu Boot
Kaki kambing gunung sangat sempurna untuk mendaki bukit-bukit cadas bahkan pada keadaan bersalju dan beku. Banyak sepatu salju dan sepatu pendaki yang dirancang dengan diilhami oleh kuku-kuku binatang ini.


Sistem Perban Velcro dan Duri Semak
Insinyur Swiss Georges De mistral menemukan sistem kancing yang disebut perban Velcro dengan meniru duri semak setelah bersusah payah membuang bagian-bagian tanaman ini yang menempel pada sepatunya. Mestral berfikir untuk menggunakan sistem tanaman ini pada industri pakaian. Ia membuat sistem tempel yang sama pada sebuah mantel yang terdiri dari secarik nilon dengan kumparan dan secarik lainnya dengan pengait. Karena kumparan dan lengkungan yang lentur, sistem ini dengan mudah menempel dan terlepas tanpa robek. Itulah mengapa pakaian astronot saat ini dilengkapi dengan perban Velcro
.


Sistem Tangan Manusia dan Robot
Banyak kalangan industri yang saat ini menggunakan bantuan mesin. Buatan manusia yang cukup terkenal adalah tangan robot yang meniru cara kerja tangan manusia. Kerja tangan robot ini bisa distel melakukan suatu gerakan secara berulang-ulang dan tanpa henti. Idenya ? darimana lagi kalau bukan otot-otot dan sistem rangka manusia.


Bentuk Tulang dan Rangka Bangunan
Bagian dalam tulang makhluk hidup yang berpori-pori membuatnya tahan terhadap tekanan, khususnya pada sambungan dimana “bangunan” tempat tulang ini berada melebar. Rancangan khusus pada tulang ini menghasilkan tulang yang ringan dan memiliki daya tahan. Bangunan pun meniru sistem ini dalam banyak strukturnya.



DITIRU DALAM PEMBUATAN HELIKOPTER

Sayap capung merupakan
rancangan yang menakjubkan.
Selaput sayapnya begitu
terperinci dan aerodinamis.
Sekilas, capung terlihat biasa saja dan tidak menarik perhatian banyak orang. Kalaupun ada yang tertarik, itu biasanya anak-anak, yang sering menjadikannya sebagai mainan. Tahukah Anda bahwa “mainan anak-anak” yang mungil ini diciptakan Allah dengan desain yang menakjubkan bahkan mengilhami pembuatan helikopter?

Keinginan untuk dapat terbang di udara membuat manusia berusaha keras untuk menciptakan teknologi yang dapat mewujudkan impiannya itu. Selain terhadap burung, serangkaian penelitian dan pengamatan juga telah dilakukan oleh para ilmuwan terhadap berbagai jenis serangga, anatra lain kupu-kupu, capung, lalat dan lebah. Hasilnya: menakjubkan!
Gambar ini, yang menunjukkan
jalan yang dilalui oleh seekor
lebah yang ditempatkan di dalam
kotak kaca, memperlihatkan
bagaimana lebah itu berhasil
terbang ke segala arah termasuk
naik, turun, dan dalam mendarat
serta lepas landas.

Gambar ini, yang menunjukkan jalan yang dilalui oleh seekor lebah yang ditempatkan di dalam kotak kaca, memperlihatkan bagaimana lebah itu berhasil terbang ke segala arah termasuk naik, turun, dan dalam mendarat serta lepas landas.

Dr. Adrian L. R. Thomas, misalnya. Peneliti dari Oxford University ini telah menghabiskan 12 tahun untuk mempelajari cara terbang serangga. Tiga tahun terakhir ia mengamati kupu-kupu. Hewan berwarna-warni ini ia tempatkan di sebuah terowongan berbelit-belit. Di dalam terowongan itu, kupu-kupu bisa terbang bebas atau hinggap ke bunga buatan. Untuk melihat bagaiman gerak udara di sekitar kepakan sayap kupu-kupu, Thomas menggunakan asap tipis. Sedangkan turbulensi udara direkam dengan kamera digital supercepat.

KAPAL SELAM BERKULIT LUMBA-LUMBA

Siapa yang tidak terpesona melihat mamalia lucu ini? tidak hanya gaya berenangnya yang begitu indah, namun juga kemampuannya melesat dengan cepat di samudera luas. Makhluk Allah yang dikenal ramah dan suka menolong ini ternyata juga menjadi ilham bagi para insinyur kapal selam. Laju kapal selam buatan mereka 2,5 kali lebih cepat setelah meniru si lumba-lumba!

Tak hanya di darat dan udara, manusia juga ingin dapat mengarungi samudra. Manusia berupaya membuat kapal laut yang tahan terhadap segala keadaan. Namun ada satu rintangan utama yang harus dapat diatasi sebuah kapal laut, yaitu kuatnya gaya hambatan air. Semakin cepat kapal bergerak, semakin kuat gaya hambatan air yang menahan laju geraknya. Para insinyur hidrodinamika berusaha merancang bentuk kapal yang dapat memperkecil gaya hambatan air ini. Selain itu, untuk membantu kapal mengurangi gaya hambat air, mereka juga membutuhkan tenaga motor berkekuatan besar.

Lain halnya dengan lumba-lumba, hewan ini hanya memerlukan sedikit tenaga untuk berenang dengan kecepatan yang tinggi. Mengapa hal ini bisa terjadi? rahasianya terletak pada moncong dan kulit mamalia lucu ini.


TETAP BERSIH HANYA DENGAN AIR HUJAN

Gedung pencakar langit merupakan kebanggaan abad ke-21. Namun bangunan megah ini memunculkan satu masalah baru yang memeras otak para arsitek dan insinyur, yakni bagaimana menjaga bagian luar gedung tinggi agar tetap bersih.

Banyak perusahaan di seluruh dunia melakukan penelitian dan mencoba mencari jalan keluar permasalahan ini. Ternyata, jawaban itu tak datang dari laboratorium dan teknologi, tapi dari tempat yang sangat akrab: alam. 

Bunga teratai yang dikenal sebagai lili putih tumbuh di lingkungan kotor berlumpur. Meskipun begitu, daunnya selalu bersih. Ada butiran debu pada permukaan teratai ini. Namun bunga ini menghilangkannya dengan cara paling menarik. Teratai mengalirkan tetesan air hujan pada permukaan daunnya ke arah butiran debu. Tetesan air hujan menghimpun seluruh debu, membawanya mengalir ke bawah dan jatuh ke permukaan tanah. Akhirnya, daun pun kembali bersih tanpa noda. Inilah mengapa teratai selalu tetap bersih.


MENYERUPAI BALING-BALING

Ekor cambuk
Beberapa bakteri, yang merupakan kelompok makhluk hidup bersel satu, menggunakan alat menyerupai cambuk yang disebut ekor cambuk (flagel) untuk bergerak di lingkungan berair. Alat ini tertanam pada selubung sel dan memungkinkan bakteri untuk bergerak ke arah yang ditentukannya dengan kecepatan tertentu.

Para ilmuwan telah cukup lama mengetahui keberadaan ekor cambuk ini. Walaupun demikian, perincian tentang bentuknya, yang baru muncul sekitar sepuluh tahun terakhir ini telah menjadi kejutan besar bagi mereka. Telah ditemukan bahwa ekor cambuk bergerak dengan menggunakan “motor hidup” yang sangat rumit dan bukannya dengan gerak getaran sederhana sebagaimana diyakini sebelumnya. 

STRUKTUR EKOR CAMBUK
Mesin yang menyerupai baling-baling ini dibuat dengan prinsip yang sama dengan motor listrik. Ada dua bagian utama padanya: satu bagian bergerak (“rotor”) dan satu bagian diam (“stator”).

Ekor cambuk bakteri berbeda dengan sistem kehidupan lainnya yang menghasilkan gerak mekanik. Sel ini tidak memanfaatkan energi yang tersedia yang tersimpan di dalam molekul ATP. Sebaliknya, sel tersebut memiliki sumber tenaga khusus: bakteri menggunakan energi dari aliran ion yang menembus selaput sel terluarnya. Bentuk bagian dalam motor ini sangat rumit. Sekitar 240 protein yang berbeda bekerja membangun ekor cambuk. Setiap protein ditempatkan dengan kecermatan tinggi. Para ilmuwan telah menetapkan bahwa protein-protein tersebut membawa sinyal yang menghidupkan atau mematikan motor, membentuk suatu persendian yang mendukung pergerakan yang bentuknya sangat kecil, dan mendorong protein lainnya yang menghubungkan ekor cambuk dengan selaput sel. Model-model yang dibuat untuk menyimpulkan kerja sistem tersebut sudah cukup untuk menggambarkan kerumitan sistem ini.


BERENANG DI KOLAM ASAM

Seperti halnya manusia, induk katak juga memiliki perilaku merawat anak-anaknya. Begitu telaten mereka menjaga telur-telur hingga menetas dan menjadi berudu. Bahkan, induk katak dari berbagai jenis memiliki beragam cara yang unik untuk menjaga agar berudu-berudu keturunan mereka tetap bertahan hidup. 




Katak meninggalkan telur mereka yang telah dibuahi di tempat-tempat lembab. Kemudian, telur menetaskan berudu yang mempunyai kepala dan ekor besar. Pada saat itu, berudu menumbuhkan tangan-tangan dan kaki dan bayi-bayi membentuk tubuh katak. Akhirnya, pertumbuhan terhenti ketika ekor lenyap. 




Katak adalah makhluk yang diciptakan Allah untuk dapat bertahan hidup di berbagai lingkungan. Mereka dapat hidup di setiap benua, kecuali Antartika. Lingkungan hidupnya pun beragam. Ada yang hidup di padang pasir, hutan, padang rumput, bahkan di Himalaya dan Andes, yang ketinggiannya melebihi 16.500 kaki (5.000 meter). Walau demikian, kebanyakan katak dapat ditemui di wilayah-wilayah tropis.


TATA RUANG GEOMETRIS DI ALAM

Kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu ALLAH Menciptakannya dan Menyempurnakannya (AL-QIYAMAH: 38)

Mengapa bentuk "spiral" yang ada melalui jagad raya adalah struktur yang paling sering diamati oleh para astronomer ?

Apakah hal yang terpenting dari tata ruang secara matematis dari jagad raya ini ?

Walaupun terdapat banyak sekali objek-objek luar angkasa yang bergerak, faktanya tidak ada tabrakan yang terjadi di sana dan ini pasti melibatkan kalkulasi khusus serta pengetahuan. Karena setiap peristiwa yang muncul di alam semesta dan hasilnya dari setiap kejadian bisa dipahami tidak hanya melalui pengamatan tapi juga melalui perhitungani fisik dan matematis. Untuk itu, ada bentuk yang diperintahkan oleh pengetahuan matematis dan indikator paling penting dari ini adalah susunan tata ruang dari jagad raya. Sebagai sebuah bentuk geometris, dimanapun ia muncul, haruslah berdasarkan pengukuran yang spesifik dan kalkulasi, ini mengindikasikan hadirnya suatu pengetahuan yang tinggi dan perintah. Planet ada dalam bentuk "globe", bergerak dalam orbit mereka, yang berbentuk seperti "elips" dan galaksi yang terdiri dari berjuta bentuk bintang yang membentuk seperti "spiral" atau "eliptikal" adalah beberapa contoh yang mengagumkan dari susunan geometris dari alam semesta.

SPIRAL YANG SAMA DITEMUKAN DALAM GALAKSI
Bentuk yang paling penting yang terlihat di alam semesta ini adalah susunan "spiral". Susunan spiral dari alam semesta adalah struktur utama yang paling sering diamati dan diteliti oleh para astronomer. Semenjak dua dari tiga galaksi di alam semesta ada dalam bentuk spiral, bentuk ini adalah bentuk yang paling umum dari galaksi atau bimasakti. Sebuah spiral bimasakti berputar mengelilingi orbitnya sendiri dan disaat yang sama gravitasi serta kekuatan sentrifugal ada dalam keadaan yang seimbang.  Karena keseimbangan inilah, jutaan bintang-bintang di bimasakti, tidak berhamburan walaupun harus berputar dan tetap pada orbitnya masing-masing. Galaksi tidak berputar ke tiap bagian secara simultan seperti roda mobil. Pusat perputarannya berputar lebih cepat dari yang di tepi. Hasilnya ia menghasilkan bentuk spiral, yang meluas keluar dari pusatnya. Ilmuwan, yang meneliti bentuk ini, telah menemukan keseimbangan matematis sensitif  yang timbul bergantung dari bentuk galaksi itu sendiri.

 

TUMBUHAN MENYAMBUT HANGAT KUNJUNGAN SERANGGA

Makhluk hidup berdarah dingin perlu menghangatkan tubuh mereka untuk mendapatkan tenaga yang dibutuhkan untuk kegiatan apa pun. Keperluan ini dipenuhi dengan berjemur di bawah sinar matahari. Namun, menurut sebuah penelitian baru, diketahui bahwa serangga memiliki pusat pemanas yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup berdarah dingin lainnya. Sebagian serangga menghangatkan tubuh mereka di tempat yang hingga kini tidak diketahui: pada tumbuhan.
Roger Seymour, pakar biologi dari Universitas Adelaide, Australia, menyatakan bahwa sekitar 900 spesies tumbuhan diketahui menghasilkan panas di dalam bunganya. Panas ini, yang cara kerja pembangkitnya belum diketahui, menyebabkan tersebarnya aroma yang menarik perhatian serangga-serangga penyerbuk bunga. Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Seymour dan rekan-rekannya di majalah Nature mengungkapkan bahwa panas ini juga dapat berperan sebagai perangsang bagi serangga-serangga penyerbuk.
Para peneliti mengkaji tumbuhan Philodendron solimoesense, yang tumbuh di koloni Prancis Guiana dan diserbuki oleh serangga-serangga dari spesies Cyclocephala colasi. Para ilmuwan tersebut menempatkan alat kecil di dalam bunga-bunga tumbuhan tersebut, dan menemukan bahwa panas dihasilkan pada malam hari, 4°C lebih hangat daripada suhu di lingkungan luar. Panas ini menarik perhatian sejumlah kelompok serangga ke arah tumbuhan.


VENUS DAN SUNDEW: AHLI PENANGKAP SERANGGA

Dunia yang kita huni dipenuhi oleh kehidupan yang dilengkapi dengan sistem yang sempurna dan mengagumkan. Beragam makhluk hidup yang menakjubkan, dari burung hingga tumbuhan, dan dari ikan hingga serangga, yang kesemuanya tidak memiliki kecerdasan ataupun akal dan terkadang bahkan tidak memiliki otak - senantiasa membuat kita kagum dengan perilaku cerdas dan sempurna yang mereka perlihatkan. Kebanyakan perilaku ini menjadikan manusia berdecak kagum dan terheran-heran. Manusia, dengan segala ilmu dan pengetahuannya bahkan tidak mampu memahami sebagian perilaku ini, apalagi menirunya. Di bawah ini, kita akan menyaksikan dua diantara beragam tumbuhan yang memiliki desain dan keahlian yang jauh melebihi apa yang dimiliki manusia.
Venus, Menggenggam Lebih Cepat dari Jari Jemari Manusia
Selain binatang pemangsa yang sering kita saksikan, ternyata terdapat pula sejumlah tumbuhan yang juga "berburu" dengan kemampuan menangkap mangsa yang sungguh mengagumkan. Salah satunya adalah tumbuhan pemangsa serangga yang bernama Venus. Tumbuhan ini memiliki sistem perangkap untuk menjebak, menangkap dan memakan serangga yang hinggap padanya.



BELALAI GAJAH: LEBIH DARI SEKADAR HIDUNG

Gajah adalah binatang darat terbesar di bumi. Tubuh raksasa mereka berukuran hampir sebesar rumah bertingkat satu. Bobot seekor gajah menyamai berat sekitar 50 orang. Umur gajah biasanya mencapai 70 tahun.
Umumnya, gajah hidup berkelompok dengan jumlah anggota 30 ekor. Seekor gajah betina mengawasi kawanannya, dan yang lain bekerja sama melaksanakan perintah sang pemimpin. Dalam kawanan ini senantiasa terdapat disiplin ketat dan jenjang kepemimpinan.
Si Jago Makan
Seekor gajah menghabiskan 225 kg makanan per hari. Berarti, sekawanan gajah beranggotakan 30 ekor menghabiskan sekitar 7000 kg makanan per harinya. Bagi hewan sebesar ini, hidup di bawah sengatan terik matahari adalah ancaman serius. Untuk menghindari rasa haus, mereka harus mencari sumber air setiap hari. Untuk itu, mereka sanggup berjalan sejauh 50 km tanpa isitirahat, berkelana selama 3 hari tanpa air. Demikian, tubuh mereka telah diciptakan dengan sangat sempurna dan dengan mempertimbangkan berbagai perhitungan yang sangat cermat agar mereka dapat bertahan dalam lingkungan mereka

CAIRAN AJAIB: AIR SUSU IBU

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman, 31:14)
Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. 

Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.

Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar.


Kelembutan di Balik Keganasan

Di sungai Nil, hiduplah buaya Nil. Buaya adalah salah satu binatang paling buas di dunia. Namun tahukah Anda, buaya ternyata juga merupakan induk yang paling penyayang di muka bumi.

Buaya betina mengubur telur-telurnya di dalam pasir yang terhampar di sepanjang tepian sungai. Ketika saat menetas tiba, sang induk betina dengan sangat hati-hati menggali pasir yang menimbun telur-telurnya. Ia begitu hati-hati melakukannya agar tidak sampai merusak telurnya. Telur-telur akan segera menetas segera setelah pasir di atasnya dipindahkan, dan bayi-bayi buaya yang mungil pun segera bermunculan.

Pada saat ini, hal sangat mengejutkan pun terjadi. Sang induk membuka rahangnya yang besar dan bergigi tajam, dan memasukkan bayi-bayinya ke dalam mulutnya. Ilmuwan pertama yang menyaksikan hal ini mengira bahwa sang induk buaya sedang memakan anak-anaknya. Namun apa yang sesungguhnya terjadi sangat berbeda.

Tempat paling aman di darat bagi bayi-bayi tersebut adalah mulut induknya. Dengan perlahan dan sangat hati-hati, sang induk memasukkan bayi-bayinya satu persatu ke dalam mulutnya. Bayi-bayi yang baru menetas ini benar-benar meminta untuk dimasukkan ke dalam mulut induknya. Sang induk juga memasukkan telur yang belum menetas ke dalam mulutnya. Mulut sang induk lalu menekan secukupnya untuk meretakkan telur tersebut, sehingga memudahkan sang bayi keluar dari cangkang telur.


PASUKAN BERANI MATI

Rayap merupakan makhluk kecil menyerupai semut yang hidup dalam kelompok (koloni) yang ramai. Mereka membangun sarang menakjubkan yang menjulang tinggi di atas permukaan tanah, sehingga merupakan sebuah keajaiban tersendiri dalam gaya bangunannya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah bahwa para pembuat bangunan tinggi megah itu adalah rayap pekerja yang benar-benar buta. .

Bentuk bangunan sarang rayap menunjukkan sistem yang rumitnya luar biasa. Ada satuan-satuan prajurit khusus dalam kelompok rayap yang bertanggung jawab dalam hal pertahanan. Rayap prajurit juga dilengkapi dengan persenjataan berat yang menakjubkan. Jika beberapa rayap bertugas sebagai prajurit perang, yang lain menjadi rayap patroli, sedang lainnya lagi menjadi pasukan khusus berani mati. Dari penjagaan ratu yang mengerami telur hingga pembangunan terowongan dan dinding-dinding atau memanen jamur yang mereka semaikan, setiap tugas di dalam sarang rayap tergantung pada ketangguhan prajurit dalam bertahan.

Kehidupan bermasyarakat

Kelangsungan hidup kelompok tergantung pada keberadaan raja dan ratu rayap yang melakukan tugas perkembangbiakan. Ratu rayap membesar sejak pembuahan pertama. Panjangnya dapat mencapai 3,5 inci (9 sentimeter), dan terlihat layaknya sebuah mesin perkembangbiakan. Ia tidak dapat bergerak dengan mudah. Karena ia tidak dapat melakukan apa pun kecuali bertelur, ada petugas khusus yang hanya bertugas merawatnya dengan memberi makan dan membersihkannya. Ia bertelur sebanyak tiga puluh ribu telur per hari, yang berarti hampir sepuluh juta telur sepanjang hidupnya.

Karena mandul, rayap pekerja bertugas mengurus rumah tangga kelompok. Jangka waktu kehidupannya mulai dari dua hingga empat tahun. Kelompok tertentu membangun dan menjaga sarang rayap. Sisanya mengawasi telur, rayap yang baru menetas, dan sang ratu.

Seluruh anggota kelompok tinggal bersama dalam masyarakat yang teratur. Anggota masyarakat ini berkomunikasi melalui indera seperti penciuman dan perasa, tempat sinyal kimiawi saling bertukar. Makhluk yang tuli, bisu dan buta ini bekerja dan saling bekerja sama dalam melakukan tugas-tugas yang rumit seperti membangun sarang, berburu, menguntit buruan, memberi peringatan, dan manuver pertahanan, dengan menggunakan sinyal-sinyal kimiawi.



Bertani di Kota Bawah Tanah

Kota-kota modern terbentuk ketika jutaan manusia berkumpul bersama. Manusia selalu merasakan perlunya aturan dan hukum untuk menjamin ketentraman dan keamanan hidup mereka. Tanpanya, kedamaian hidup takkan mungkin terwujud.

Sisi lain tentang kehidupan masyarakat modern adalah sifat mementingkan diri sendiri. Setiap anggota masyarakat memiliki tujuan dan rencana hidup sendiri. Kebanyakan mereka mendahulukan kepentingan pribadi sebelum yang lain. Kepentingan masyarakat dan orang lain selalu dinomorduakan. Sifat tercela ini menimbulkan bencana kemiskinan, kelaparan dan tuna wisma di seluruh dunia.

Marilah kita bayangkan sebuah kota besar, dengan ratusan ribu penduduk yang hidup di dalamnya. Namun, tak satu pun yang mementingkan diri sendiri. Sebaliknya, mereka senantiasa mendahulukan kepentingan masyarakat dan pihak lain. Bayangkan, setiap orang bekerja dengan pengorbanan diri luar biasa, tanpa sedikit pun keinginan untuk didahulukan. Bayangkan, di tempat ini tak pernah ada perselisihan. Masyarakat seperti ini mungkin di luar bayangan manusia. Namun masyarakat semacam ini benar-benar ada di bumi. Bahkan, mereka ada di mana-mana. Makhluk hidup dengan tatanan masyarakat menakjubkan seperti ini adalah semut.

Semut hidup dalam koloni beranggotakan ratusan ribu, bahkan jutaan ekor. Setiap semut dalam koloni melaksanakan kewajiban masing-masing dengan sebaik-baiknya. Tak satu pun mempermasalahkan jabatan ataupun tugasnya. Yang utama adalah kelangsungan hidup keseluruhan koloni di mana mereka tinggal. Untuk tujuan ini, tiap-tiap mereka rela mengorbankan nyawa bila perlu. Tak ditemui seekor semut pun yang kelaparan atau tak memiliki tempat tinggal. Ini karena di antara mereka terdapat kerjasama, keakraban, dan rasa berbagi yang besar. Setetes air pun dinikmati bersama. Makanan dikumpulkan dan disimpan di dalam sarang untuk dibagi dan dinikmati bersama. Benar-benar tidak ada sifat mementingkan diri sendiri dalam masyarakat semut. Tak satu pun yang diterlantarkan. Masing-masing menjadi bagian dari sebuah tatanan raksasa. Masing-masing mencurahkan segenap pengabdiannya kepada bagian yang dibebankan kepadanya. Dengan kehidupan dan tatanan masyarakat yang jauh lebih baik dari manusia, semut adalah bukti kesempurnaan ciptaan Allah.


Tatkala Tumbuhan Berkeringat...

Meski seringkali tidak dihiraukan, atau “dipandang sebagai sesuatu yang sudah biasa ada di kebun”, ternyata terdapat rancangan sempurna pada setiap milimeter persegi luasan yang membentuk helaian daun. Tanpa kehebatan dan kesempurnaan di setiap bagian terkecilnya, tumbuhan takkan mungkin hidup, apalagi melaksanakan peran teramat pentingnya dalam ekosistem di bumi.

Tumbuhan, termasuk dedaunan di dahannya, dan sebongkah batu mencapai tingkat panas yang berbeda meskipun keduanya diterpa panas matahari dengan jumlah dan rentang waktu yang sama. Yang jelas, tumbuhan dan dedaunannya akan tetap lebih dingin ketimbang batu tersebut. Selain itu, setiap benda di alam ini mengalami pengaruh buruk jika terlalu lama terkena pancaran sinar mentari, termasuk tubuh manusia. Jadi apa yang menjadikan tumbuhan tidak terlalu terpengaruh oleh sengatan panas sang surya? Bagaimana tumbuhan mampu mengatasi hal ini? Mengapa dedaunan di dahan tumbuhan tidak terpanaskan dan layu mengering meski sepanjang hari diterpa panas di musim panas atau kemarau?

Tumbuhan yang terus-menerus diterpa sinar matahari secara alamiah memerlukan lebih banyak air dibanding makhluk lain. Tumbuhan pun terus-menerus kehilangan air akibat penguapan air melalui daunnya. Guna mencegah kehilangan air ini, permukaan luar bagian atas dedaunan, yang senantiasa mengarah ke matahari, umumnya tertutupi lapisan lilin kedap air yang dikenal sebagai kutikel. Dengan cara ini, penguapan air di permukaan atas daun dapat dicegah.

 

SUAKA MARGA MIKROBA

Bayangkan jika daging sapi maupun kambing tidak pernah ada dalam kehidupan Anda. Sungguh kita takkan pernah merasakan kelezatan makanan yang biasa kita santap. Takkan pernah ada sate kambing, baso daging sapi, serta masakan lezat lain yang menggunakan daging kedua hewan tersebut. Namun, pernahkan Anda pikirkan, bagaimana sapi bisa menjadi sapi hanya dengan memakan rumput dan bahan lain yang berasal dari tumbuhan?

Adakah manusia yang telah mampu menciptakan teknologi pengolah rumput menjadi daging? Jawabannya adalah tidak ada. Keberadaan daging dan ketidakmampuan manusia membuatnya merupakan bukti bahwa daging telah diciptakan dengan perangkat yang jauh melebihi kecerdasan manusia. Perangkat tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah sapi atau kambing itu sendiri. Begitulah, sapi dan kambing layaknya pabrik berjalan supercanggih yang mampu mengolah rumput menjadi daging!

Air liur berlimpah

Sapi atau kambing bukanlah tabung ajaib yang begitu saja mampu merubah rumput yang ditelannya dengan serta-merta menjadi daging, layaknya sulap atau sihir. Rumput perlu dicacah menjadi potongan-potongan yang jauh lebih kecil lagi sebelum memasuki sejumlah tahap pencernaan berikutnya yang sungguh rumit. Pencernaan pertama ini berlangsung pada rongga mulut, dengan bantuan gigi, air liur, lidah dan bagian lain di dalam rongga mulut tersebut.

Sang Mata-Mata Biru

Beragam makhluk hidup menghuni permukaan bumi yang luas ini. Berjuta jenis flora dan fauna mendiami permukaan tanah maupun lapisan-lapisan di dalamnya. Banyak di antaranya bertengger di atas pepohonan atau pun hidup di sekitar pangkal dan akarnya. Belum lagi beraneka satwa dan tetumbuhan yang mendiami sungai, danau dan bahkan kedalaman samudera yang gelap gulita. Dengan mencermati satu saja dari kesemua makhluk ini, akan kita dapati sejumlah hal memukau yang akan mengarahkan nurani kita kepada keagungan sang Pencipta.

Makhluk laut sebagaimana yang terlihat di gambar adalah kelompok hewan bertubuh lunak (moluska) yang disebut scallop. Perhatikanlah titik-titik kecil bewarna biru cerah yang berderet di sepanjang pinggir piringan makhluk yang berbentuk kerang laut ini. Anda mungkin mengira butiran biru nan elok ini sebagai perhiasan sang kerang. Namun, terkejutkah Anda bila kami beritahu bahwa masing-masing titik biru ini sebenarnya adalah sebuah mata?

Betapapun mengherankan, setiap titik biru tersebut benar-benar sebuah mata. Dengan mata-mata biru yang berukuran hanya 1 mm ini, scallop dapat melarikan diri dari para musuhnya.

Setiap mata kecil scallop mempunyai lensa dan retinanya tersendiri. Sebagaimana kita ketahui, lensa mata bertugas mengumpulkan dan memusatkan cahaya yang memasuki mata. Namun, makhluk ini tidak mempunyai pusat penglihatan di dalam otaknya. Dengan kata lain, ketika scallop melihat benda, bayangan gambar benda yang dipusatkan oleh mata mereka tidak diteruskan dan ditafsirkan di dalam otak, seperti halnya yang terjadi pada mata biasa. Para ilmuwan yang mempelajari mata scallop menduga bahwa mata ini mungkin tidak dapat digunakan untuk melihat. Jika demikian, lalu apa kegunaan mata yang memukau ini?

 

BUNGA BERBULU SERANGGA

Syarat pertama pembentukan benih dari suatu tumbuhan adalah penyatuan sel betina dan sel jantan pada bunga. Seringkali peristiwa penyerbukan ini melibatkan sel betina dari satu tumbuhan dengan serbuk sari dari tumbuhan lain. Tetapi ada satu permasalahan: tumbuhan tidak dapat berpindah tempat. Untuk itulah Allah menciptakan cara ajaib bagi serbuk sari dari satu tumbuhan untuk dipertemukan dengan sel betina dari tumbuhan lain. Sebagaimana akan segera kita pahami, sebutir serbuk sari yang tak lebih besar dari setitik debu mempunyai rancangan mengagumkan dengan kerumitan luar biasa. Allah telah menciptakan jutaan tumbuhan berbeda dan jutaan butir serbuk sari yang diperlukan tumbuhan ini.

Sebagian besar serbuk sari terbawa oleh angin. Butiran kecil ini adalah pemicu alergi yang banyak menjangkiti orang di musim semi. Ketika mencapai organ tumbuhan lain di mana sel telur berada, serbuk sari akan membuahi sel telur.

Tumbuhan lain menggunakan binatang sebagai kurir pengangkut serbuk sarinya. Kurir yang paling sering dipakai tumbuhan adalah serangga. Karena warna, bau harum dan madu bunga - atau nektar - yang Allah berikan, bunga mampu memikat serangga. Ketika mengamati dengan seksama hubungan antara bunga dan serangga, kita saksikan keserasian pada penciptaan makhluk hidup ini. Tentu saja, desain luar biasa serbuk sari dan tumbuhan tidak dirancang sendiri oleh tumbuhan. Cara mengagumkan yang digunakan untuk menyebarkan serbuk sari hanyalah satu dari contoh tak terhitung penciptaan sempurna oleh Allah.

Helikopter berbelalai panjang

Untuk mencapai nektar dan serbuk sari dari sejenis bunga iris yang tumbuh di Afrika Selatan sangatlah sulit. Ini karena adanya satu tabung panjang di bawah dedaunannya. Nektar dan serbuk sari berada di dasar tabung ini. Untuk mencapai keduanya, diperlukan satu pipa penyedot panjang. Sebuah mesin terbang juga diperlukan untuk menjaga agar pipa tersebut tetap tergantung di udara. Allah, pencipta bunga ini dengan seni dan keindahan yang tiada banding, juga mencipta sistem yang diperlukannya untuk berkembang biak. Dengan kata lain, terdapat serangga khusus yang mampu meraih nektar dan serbuk sari yang sekilas tampak mustahil dijangkau ini.

SI KECIL BERKEMAMPUAN BESAR

Sebutir benih tak lebih dari satu bagian kecil dari sebuah tumbuhan. Inilah benda mungil yang tak seorang pun mempedulikannya. Namun, siapa sangka jikalau benih adalah sebutir benda mungil yang berisi ribuan halaman informasi. Dengan informasi ini, beserta seluruh perangkat yang dimilikinya, sebutir benih mungil mampu memanfaatkan sinar matahari, dan air serta mineral dalam tanah. Seiring dengan waktu, benih akan tumbuh jutaan kali lebih besar, dan akan menjadi keajaiban terbesar untuk disaksikan manusia. Benih akan menjadi sebuah tumbuhan, bahkan sebatang pohon besar kokoh yang menjulang tinggi...!!!

Semua orang tahu apakah benih itu. Tapi, mungkin mereka tak pernah berpikir bagaimana beragam tumbuhan yang berjumlah tak terhitung, bermula dari benda mungil mirip kayu ini. Namun, jika Anda berpikir lebih dalam tentang benih, Anda akan menyaksikannya sebagai keajaiban. Warna, rancangan, bau, dan semua sifat lain dari tumbuhan yang Anda lihat di sekitar, tersimpan di dalam benih kecil ini. Sungguh, setiap benih adalah bank data menakjubkan. Benih berisi informasi tentang:
  • setiap cabang dan daun tumbuhan asalnya,
  • jumlah dan bentuk dedaunannya, 
  • warna dan ketebalan kulit luarnya,
  • jumlah dan ukuran pembuluh yang mengangkut air dan makanan; 
  • tinggi tumbuhan,
  • apakah tumbuhan akan berbuah atau tidak, 
  • dan jika berbuah, akan seperti apa rasa, bau, bentuk dan warnanya.
  • Singkatnya, benih berisi seluruh informasi yang dapat diketahui tentang suatu tumbuhan.

Warna merah mawar, pembuluh daun, banyaknya daun, penampakan dan kelembutannya yang bagaikan beludru, serta percampuran zat-zat yang memberi mawar keharumannya, semua adalah bagian dari informasi ini. Informasi semacam inilah yang membuat anggur muncul dari kantung kecil dipenuhi air manis yang tumbuh pada cabang pohon yang menyerupai ranting kering. Informasi yang membuat kulit anggur berbeda dengan kulit kacang tanah, dan memberi keduanya warna, rasa, aroma dan vitamin yang dikandung; yang menjadikan satu berair sementara yang lain lebih kering, semuanya terkandung dalam embrio dari setiap benih.

Manusia menggunakan komputer untuk menyimpan informasi. Bagian khusus dari komputer yang disebut hard disk dirancang untuk menyimpan informasi. Piranti berteknologi tinggi ini sangatlah terbelakang jika dibandingkan dengan sebutir benih mungil. Dalam sebutir benih terdapat ratusan ribu halaman berisi informasi dan sistem rumit yang belum mampu dipahami atau ditiru manusia. Ini dikarenakan Allah-lah yang mencipta benih. Dan Allah-lah yang menciptakan perangkat yang terdapat di dalamnya.

Sebutir benih mungil sudah cukup menjadi bukti karya hebat Allah yang tanpa tara dalam mencipta. Setiap benih diliputi oleh ilmu Allah; benih tumbuh dalam pengetahuan-Nya menjadi sebuah tumbuhan. Allah mengungkap kebenaran ini dalam sebuah ayat Al Qur'an:


Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. Al An'aam, 6:59)

DIBAYAR DENGAN BUAH

Ketika serbuk sari bersatu dengan sel betina, tumbuhan terbuahi, dan berselang waktu kemudian, benih pun terbentuk. Sebutir benih berperan menjaga kelestarian jenisnya, dan masing-masing merupakan contoh kesempurnaan ciptaan Allah. Dalam Al Qur'an, Allah secara khusus mengarahkan perhatian manusia pada penciptaan benih:

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya. Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang. (QS. Al Waaqi'ah, 56:63-65).
 
Parasut terkecil di dunia

Sejumlah bunga menggunakan angkutan udara untuk menyebarkan benihnya. Terdapat tumbuhan yang memiliki perangkat penyebaran benih berupa serabut-serabut halus yang menyerupai bentuk bola putih. Di bawah setiap bola putih ini terdapat sekitar seratus benih. Di dalam setiap benih telah tersedia peralatan terbang istimewa: sebuah parasut. Parasut ini sedemikian berdaya-guna sehingga hembusan angin kecil saja sudah mampu menerbangkan benih tinggi ke udara, layaknya helikopter mungil. Setiap helikopter mungil ini mengangkut sebutir benih. Ukuran benih, serta panjang dan rancangan sayapnya memperlihatkan keserasian mengagumkan.


Perangkat penerbangannya sungguh hebat. Skala, ukuran dan berat perangkat penerbangannya secara menyeluruh dirancang untuk mengangkut benih. Bahkan panjang antara benih dengan peralatan terbangnya diatur untuk menyeimbangkan titik pusat beratnya. Jika ukurannya lebih pendek atau lebih panjang, benih takkan dapat terbang.

Manusia menggunakan parasut. Ada satu hal sangat penting yang tidak boleh dilupakan: Mereka yang merancang parasut adalah orang yang memiliki pengetahuan dan kecerdasan. Bunga, pengguna parasut yang jauh lebih hebat daripada yang digunakan manusia, hanyalah sejenis tumbuhan yang tidak mempunyai kecerdasan atau kesadaran. Namun, berkat penciptaan oleh Allah yang tiada banding, tumbuhan ini membuat mekanisme terbang sempurna. Ini memperlihatkan kita pada keajaiban yang nyata. Dan keajaiban ini merupakan bukti bahwa Allah menciptakan setiap makhluk hidup di muka bumi. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...