Riwayat Singkat Nabi Muhammad SAW bagian 4

Bab VII Haji Wada

Haji 
Tahun kesebelas Hijrah, haji pertama Nabi dan kaum Muslimin tanpa ada seorang musrik pun yang ikut didalamnya, untuk pertama kalinya pula, lebih dari 10.000 orang berkumpul di Madinah dan sekitarnya, menyertai Nabi melakukan perjalanan ke Makkah, dan  sekaligus inilah haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi.

Rombongan haji meninggalkan Madinah tanggal 25 Dzulqadah, Nabi disertai semua isterinya, menginap satu malam di Dzi Al-Hulaifah, kemudian melakukan Ihram sepanjang Subuh, dan mulai bergerak, seluruh padang terisi gema suara mereka yang mengucapkan, “

“Labbaik, Allahumma labaik… Labbaik, la syarika laka, ! Aku datang memenuhi panggilanmu, Allahumma, ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu…Labbaik, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Segala puji, kenikmatan, dan kemaharajaan, hanya bagi-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu… Labbaik, aku datang memenuhi panggilan-Mu…Langit. “

Hingga hari itu, belum pernah menyaksikan pemandangan di muka bumi seperti yang ada pada saat itu. Lebih dari 100.000 orang, laki-laki dan perempuan dibawah sengatan Matahari yang amat terik dan di padang pasir yang sebelumnya tak pernah dikenal orang bergerak menuju satu arah. Medan ini merupakan lukisan paling indah dari satu warna yang menghiasi kehidupan manusia. 


Dan sejarah, adalah kakek tua yang terbelenggu dalam pengabdian terhadap kepentingan-kepentingan. Ia adalah tukang cerita yang membacakan hikayat-hikayat Firaun, Kisra dan Kaisar. Sejarah sekali melihat Muhammad dan orang-orang yang bergerak bersamanya dengan heran! Aneh sekali. Pasukan apa ini? Komandan berjalan kaki kelelahan, dan pengikut-pengikutnya pun demikian pula. Nabi memang berjalan kaki bersama umatnya. Sejarah memang mendengar bahwa penguasa itu berada di tengah-tengah pasukan itu, tapi ketika dicari-carinya, dia tak bisa menemukannya. Rombongan itu masuk Mekah 4 Dzulhijjah, disitu telah berkumpul Allah, Ibrahim, Kabah dan Muhammad. Dia juga ingin memperlihatkan kepada Ibrahim, bahwa karya besarnya, kita sudah diantarkan kepada Maksud.

Matahari tepat di tengah siang hari itu. Seakan-akan ia menumpahkan seluruh cahayannya yang memakar ke atas kepala semua orang. Nabi berdiri di depan lebih dari 100.000 orang. Laki-laki dan perempuan yang mengelilinginya. Nabi memulai pidatonya, Rosulullah berkata,Tahukah kalian, bulan apa ini ?

Mereka serentak menjawab,Bulan Haram! …..

…Ayyuhan Nas, camkan baik-baik perkataanku. Sebab, aku tidak tahu, mungkin aku tidak lagi akan bertemu dengan kalian sesudah tahun ini, di tempat ini, untuk selama-lamanya… Ayyuhan Nas, sesungguhnya darah dan hartamu adalah haram bagimu hingga kalian menemui Tuhanmu sebagaimana diharamkannya hari dan bulanmu ini. Sesudah itu, kamu sekalian akan menemui Tuhanmu dan ditanya tentang amal-amalmu. Sungguh, aku telah sampaikan hal ini. Maka, barangsiapa yang masih mempunyai amanat, hendaknya segera disampaikan kepada orang yang berhak menerimanya…..

Akar-akar syirik telah dihapuskan dari Mekah, dan Mekah menjadi sebuah kota suci bagi kaum muslim, tempat berkumpulnya muslimin dari seluruh penjuru dunia, dengan menggunakan pakaian yang sama, menuju Tuhannya, tidak ada perbedaan, baik kaya, miskin, raja, rakyat, semuanya sama dihadapan Tuhan, yang membedakannya adalah takwa.

Muhammad telah melaksanakan tugasnya, dan sekarang beliau berada di pembaringan, Nabi membuka mata seraya berkata kepada putrinya dengan suara pelan Muhammad tidak lain hanyalah seorang Rosul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rosul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu akan berbalik ke belakang? Barangsiapa berpaling ke belakang, maka tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.


Bab VIII Sejarah Nabi Dan Al Qur’an

Sumber utama sejarah Nabi Muhammad SAW sebenarnya adalah kitab Suci Al Qur’an sendiri yang diturunkan selama kurang lebih 23 tahun dalam kurun waktu 610-632 Masehi. Selama kurun waktu tersebut, Muhammad mengaku menerima pesan-pesan Ilahi sedikit demi sedikit yang kelak dikumpulkan menjadi teks Al Qur’an. Meskipun demikian, Al Qur’an bukan kitab sejarah Nabi dalam arti sebagai biografi. Tapi merupakan suatu jalinan wahyu yang berat, diturunkan sedikit demi sedikit, ayat demi ayat, baris demi baris, dan surah demi surah.

Umumnya wahyu diturunkan di Medinah dan Mekkah yang berhubungan dengan situasi dan kondisi tertentu. Terutama berhubungan dengan kondisi sosial kemasyarakatan yang terjadi secara lokal namun mempunyai nilai-nilai global sehingga apa yang disampaikannya sebagai Wahyu Ilahi mempunyai penerapan yang luas, menembus struktur ruang waktu, dan dapat diterapkan di segala zaman, di berbagai tempat dan berbagai keadaan yang berhubungan dengan kehidupan Umat Manusia.

Setiap peristiwa yang dihadapi Nabi dan umatnya, bukan sekedar suatu pertempuran untuk meraih kekuasaan semata ataupun perselisihan untuk menjadi pemenang. Ataupun berebut harta benda. Bagian-bagian peristiwa kenabian merupakan suatu fragmen kehidupan yang mempunyai skalabilitas untuk diterapkan dalam lingkup kecil maupun besar, baik dalam lingkup diri sendiri, keluarga, sampai masyarakat luas yang menjadi suatu negara. Karena itu, dalam setiap penggalan sejarah Nabi, beliau menjelaskan arti penting tentang peristiwa tersebut. Baik arti penting terhadap kepatuhan manusia atas perintah pemimpinnya maupun kepatuhan kepada Allah SWT.

Sebagai contoh, dalam peristiwa Perang Uhud misalnya, pesan Nabi supaya mereka yang menjaga bukit Uhud jangan tergoda dengan siatuasi apapun yang terjadi menunjukkan bagaimana suatu peristiwa dan keadaan yang telah dapat diperkirakan disampaikan sebelumnya oleh Nabi supaya dipatuhi. Namun, ketika akhirnya pesan Nabi tidak dipatuhi, para penjaga bukit Uhud yang mestinya bertahan ikut berhamburan untuk ikut serta dalam sorak sorai kemenangan, maka kemenangan Uhud berbalik menjadi kekalahan. Inilah kelemahan pokok Umat Islam dalam peristiwa Uhud sehingga akhirnya Umat Islam mengalami kekalahan. 

Peristiwa Uhud bagaikan simbol ajaran Nabi Muhammad SAW yang berlandaskan pada keyakinan tauhid dan persaudaraan umat manusia sebagai suatu Ummat. Tentu dengan peran diri dan potensinya masing-masing. Namun, ketika pokok utama diabaikan, peran penting diabaikan karena tergoda dengan harta benda berserakan yang ditinggalkan oleh kaum Quraisy yang kocar kacir, lupalah penjaga bukit Uhud tentang misinya. Akibatnya, barisan belakang Umat Islam pun kocar kacir dihantam pasukan berkuda Khalid bin Walid yang saat itu masih mengikuti kaum kafir Quraisy. Pesan-pesan dan makna peristiwa kenabian seperti ini yang sebenarnya banyak dijelaskan dalam sejarah Nabi maupun ditegaskan di dalam al-Qur’an bagi Umat Islam dimana pokok pangkalnya, ruhnya adalah ajaran Tauhid Nabi Ibrahim a.s.

Duapuluh tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat, ayat-ayat Al Qur’an yang bertebaran kemudian dikumpulkan. Pada tahun 620 M, kompilasi resmi al-Qur’an dibuat dan meraih status sebagai kanonik atau babon kitab suci. Kesadaran bahwa perlunya ayat-ayat Al Qur’an dikumpulkan muncul karena dalam beberapa kali peperangan setelah wafatnya Nabi banyak para penghafal al-Qur’an gugur di medan perang. Umar bin Khotob lah kemudian yang nampaknya menyadari pentingnya format kitab suci al-Qur’an yang baku. Sejak saat itu, para sahabatpun kemudian membentuk tim untuk mengumpulkan al-Qur’an dalam bentuk baku. Al Qur’an yang tidak mematuhi aturan baku ini kemudian dimusnahkan supaya tidak membingungkan umat. Saat ini mushaf Al Qur’an yang digunakan adalah mushaf yang disebut mushaf Utsmani dengan 114 surat dan 6236 ayat.

Bab IX Kronologi Sejarah Nabi Muhamad SAW

Kronologi adalah urutan waktu terjadinya suatu peristiwa. Berikut ini tanggal dan lokasi penting dalam hidup Muhammad (tahun dalam Masehi) di kutip dari situs Internet Wikipedia Indonesia.
 
569 Meninggalnya ayah, Abdullah

570 Tanggal lahir (perkiraan), 20 April: Makkah

570 Tahun Gajah, gagalnya Abrahah menyerang Mekkah

576 Meninggalnya ibu, Aminah

578 Meninggalnya kakek, Abdul Muthalib

583 Melakukan perjalanan dagang ke Suriah

595 Bertemu dan menikah dengan Khadijah

610 Wahyu pertama turun: Makkah

610 Ditunjuk sebagai Nabi: Makkah

613 Memulai menyebarkan Islam kepada umum: Makkah

614 Mendapatkan pengikut: Makkah

615 Hijrah pertama ke Habsyah

616 Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad mulai

619 Boikot Quraish terhadap Bani Hasyim dan Muhammad selesai

619 Tahun kesedihan: Khadijah dan Abu Thalib meninngal

620 Isra’ dan Mi’raj

621 Bai’at Aqabah pertama

622 Bai’at Aqabah kedua

622 Hijrah ke Madinah

624 Pertempuran Badar

624 Pengusiran Bani Qaynuqa

625 Pertempuran Uhud

625 Pengusiran Bani Nadir

626 Penyerangan ke Dumat al-Jandal: Suriah

627 Pertempuran Khandak

627 Penghancuran Bani Quraizhah

628 Perjanjian Hudaybiyah

628 Melakukan umrah ke Ka’bah

628 Pertempuran Khaybar

629 Melakukan ibadah haji

629 Pertempuran Mu’tah

630 Pembukaan Kota Makkah

630 Pertempuran Hunain

630 Pendudukan Thaif

631 Menguasai sebagian besar Jazirah Arab

632 Pertempuran Tabuk

632 Haji Wada’

632 Meninggal (8 Juni): Madinah

642 pengumpulan ayata-ayat dan surah Al Qur’an

Rujukan Buku Sejarah nabi Muhammad SAW

Kisah Nabi Muhammad SAW telah ditulis oleh banyak orang. Baik orang tersebut beragama Islam maupun non-muslim. Berikut ini merupakan daftar referensi yang berhubungan dengan biografi Nabi Muhammad S.A.W.

Sejarah Nabi Muhammad SAW versi Wikipedia Indonesia dapat dilihat disini. Informasi di situs Wikipedia Indonesia merujuk pada situs Dakwatuna.Com, tulisan Sdr. Mochamad Bugi disini 

Buku “Hayat Muhammad” , karangan Dr. Muhammad Husain Haykal. Ini merupakan versi sejarah Nabi Muhammad modern yang memenuhi standar intelektual saat ini. Ditulis oleh seorang penulis Mesir terkenal. Versi onlinenya dapat ditemukan di situs isnet.org disini

Sirah Ibnu Ishaq, tulisannya tentang Nabi Muhammad SAW sampai hari ini merupakan dokumentasi tertua. Di Indonesia diterjemahkan oleh penerbit Muhammadiyyah dalam 3 jilid. Sirah ini termasuk kontroversial dan banyak di perdebatkan di dunia Islam. Buku ini saya beli beberapa tahun yang lalu karena memang baru diterbitkan baru-baru ini saja.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...